Apakah kamu termasuk
orang-orang yang mudah lupa sesuatu?
Ataukah kamu itu tipe
orang yang pas ujian udah dekat belajar dan menghafal materi yang diberikan
guru/dosen, tapi satu atau beberapa hari kemudian lupa apa yang pernah kamu
pelajari?
Saya juga termasuk tipe
yang seperti itu, dan memang kadang-kadang saya merasa kesal karena tidak bisa
mengingat materi yang sudah saya pelajari sebelumnya. Hal ini disebabkan karena
daya ingat saya memang kurang baik, terutama memori jangka pendek. Biasanya
memori jangka pendek cenderung cepat dilupakan, dan perlu repetisi berulang
agar kita bisa mengingat kembali apa yang pernah saya baca sebelumnya. Jadi
saat kita ingin mempelajari kembali hal yang pernah dibaca sebelumnya tidak
perlu menghafal sekeras yang kita lakukan pada awalnya.
Mengapa daya ingat kita
sering menurun seperti itu? Hal tersebut dipengaruhi banyak faktor. Karena
untuk proses mengingat itu sendiri diperlukan koneksi berjuta-juta neuron dalam
otak kita, dan koneksi-koneksi tersebut akan menurun jika kita sering kurang
tidur, nutrisi otak kita kurang, atau pada orang-orang tertentu yang memiliki
kelainan patologis di otak mereka seperti kekurangan neurotransmitter yang
diperlukan otak untuk membuat koneksi-koneksi neuron tadi.
Nah, kamu pasti
berpikir nutrisi otak seperti apa sih yang baik buat otak kamu? Jawabannya
yaitu neurotransmitter, seperti asetilkolin (ACh) dan dopamine; asam amino,
glukosa dan suplemen. Untuk kesempatan ini saya hanya akan membahas lebih
lanjut mengenai suplemen untuk otak, agar daya ingat kamu meningkat. Untuk
nutrisi otak lainnya mungkin akan saya bahas nanti di artikel saya yang lain.
Mengapa kamu butuh
suplemen? Alasannya beragam. Pertama, karena tubuh kita dapat menyimpan vitamin
yang larut dalam air. Sehingga vitamin-vitamin tersebut akan langsung di
ekskresi lewat urin, tidak akan bertahan lama dalam tubuh. Makanya konsumsi
vitamin disarankan tiap hari, kecuali kamu punya gangguan ginjal untuk vitamin-vitamin
tertentu yang ekskresinya lewat ginjal. Kedua, kita para jiwa muda cenderung
makan yang kita sukai tanpa memikirkan kandungan nutrisi dari makanan yang kita
sukai tersebut. Padahal tubuh kita itu punya kebutuhan-kebutuhan nutrisi yang
perlu dipenuhi. Ketiga, karena ada beberapa nutrisi tertentu yang sulit didapat
dari makanan yang kita makan. Nah untuk hal ini suplemen atau vitamin sangat
berguna untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh. Keempat, dari
banyak penelitian-penelitian, konsumsi suplemen dan mineral dapat meningkatkan
skor intelejensi nonverbal, dan mempunyai peranan kunci dalam metabolisme otak
kamu.
Jadi vitamin dan
mineral seperti apa yang bisa membantu meningkatkan daya ingat kamu?
Vitamin
A itu merupakan antioksidan yang penting dan berguna untuk pengembangan sistem
saraf pada embrio. Selain itu vitamin A juga sangat baik untuk mata. Kalau kamu
kekurangan vitamin A kamu bisa buta senja. Jadi kalau malam kamu jadi susah
melihat.
Vitamin
B penting untuk fungsi mental karena dia bersifat katalis agar reaksi kimia
dalam sel otak kamu dapat terjadi. Suplemen vitamin B kompleks secukupnya sudah
bisa memenuhi kebutuhan vitamin B kamu. Kalau kamu kekurangan vitamin B bisa
menyebabkan kamu mengalami depresi, penurunan intelektual, dan bahkan penyakit
jiwa.
Vitamin
C membantu otak kamu menyerap protein untuk membentuk neurotransmitter yang
sudah saya jelaskan sebelumnya. Kalau kamu kekurangan vitamin C biasanya
kemampuan ingatan jangka pendek kamu bisa menjadi rendah.
Vitamin
E berguna untuk suplai oksigen pada otot dan melindungi otak dari efek merusak
radikal bebas dan proses penuaan. Selain itu vitamin E sangat baik untuk
kesehatan kulit kamu, karena efek anti radikal bebas yang banyak disebabkan
oleh polusi udara juga efek anti-aging-nya
yang dapat membuat kamu terlihat lebih muda.
Mineral
yang bisa kamu konsumsi misalnya Seng (Zinc), Magnesium (Mg), dan Besi (Fe).
Kekurangan seng terutama pada manula sering dihubungkan dengan kebingungan
mental dan bahkan penyakit alzhaimer. Kekurangan magnesium dapat mengaburkan
ingatan kamu dengan menghambat sirkulasi darah di otak. Kekurangan zat-zat besi
pada anak-anak bisa menyebabkan kesulitan dalam berkonsentrasi dan mempelajari
materi baru.
Jadi saran saya cobalah
mengkonsumsi vitamin, walaupun tidak rutin. Terutama jika kamu mau ulangan
sekolah dan ujian. Dan ingat untuk mengatur pola hidup kamu dengan istirahat
yang cukup, makan dengan memperhatikan kandungan gizi dari makanan yang kamu
makan, dan rajin minum air putih kurang lebih 2 liter setiap hari agar
kebutuhan nutrisi otak kamu terjamin. (SS)
Data Penulis
Sitti Sakamole
Dokter Muda